| Apakah pengujian front-end secara otomatis itu penting? | |
|---|---|
| Tweet Topic Started: Sep 10 2012, 07:36 PM (153 Views) | |
| jockihendry | Sep 10 2012, 07:36 PM Post #1 |
|
32-bit
![]() ![]() ![]() ![]() ![]()
|
Pengujian back-end otmatis sudah dipastikan sangat banyak manfaatnya, tapi apakah pengujian front-end otomatis penting? Contoh tools pengujian front-end adalah http://seleniumhq.org/ yang dapat melakukan otomatisasi browser, men-klik dan meng-isi data di form secara otomatis, kemudian memakai JUnit assert untuk membandingkan apakah HTML yg dikembalikan sesuai dengan harapan kita. Beberapa developer tidak senang dengan pengujian front-end secara otomatis, karena melelahkan (selain coding tampilan/controller, juga harus coding untuk scenario test Selenium). Beberapa PM juga mengeluh bahwa kualitas pengujian front-end sangat tidak baik. Tetapi, yang saya baca di blog engineer Google, mereka selalu menyarankan pengujian front-end otomatis, dengan alasan bila ada bug di back-end yang lolos uji, akan ter-'tangkap' di uji front-end otomatis. Yang jelas, uji front-end manual dengan membuka di browser dan men-klik untuk melihat hasil tampilannya tetap dibutuhkan. Tapi, menurut kalian apakah uji front-end otomatis itu perlu? Seberapa besar dampaknya terhadap kualitas proyek bila dibandingkan dengan pengujian back-end otomatis? Edited by jockihendry, Sep 10 2012, 07:38 PM.
|
![]() |
|
| 1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous) | |
| « Previous Topic · Dokumentasi dan Pengujian · Next Topic » |
| Theme: Zhang Paradise | Track Topic · E-mail Topic |
3:51 PM Jul 11
|





![]](http://z5.ifrm.com/static/1/pip_r.png)



3:51 PM Jul 11