Welcome Guest
[Log In]
[Register]
| ||
|---|---|---|
![]() Summer 2016 Time: Juli-Agustus 2016 Temperature: 28-33 Celcius |
TERM 4Timeline: 2016/2017 Batas Usia: 1 Juli 2000- 31 Juni 2001 Kuota Registrasi: 27/45 Kuota Murid Spesial: 2/2 Kuota Pemilik 2 Kemampuan: 2/2 Kuota Visualisasi Asia: 7/7 Kuota Kelahiran Luar Amerika & Kanada : 4/5 Daftar lebih lengkap |
[+] Langkah Bermain [+] Peraturan [+] Daftar Visualisasi [+] Formulir Registrasi [+] Jadwal Term 4 [+] About Tower Prepatory [+] Plots [+] Disclaimer and Credits [+] Wikia (On Development) |
|
|
|
|
| Selamat datang di roleplay forum Tower Prep, sebuah forum mengenai sekolah bagi murid-murid hasil percobaan pemerintah Amerika, dimana hasilnya mereka jadi memiliki kemampuan-kemampuan lebih dibandingkan manusia lainnya. Kami akan kembali membuka open registrasi untuk term ke-3 pada tanggal 25 Agustus 2012. Jika kalian sudah menjadi anggota forum ini, silahkan login: |
| [New York] Haruskah? Harus?; Mortheaa Oreantta. orang gila lagi Monolog :"| *kurang kerjaan* | |
|---|---|
| Tweet Topic Started: May 28 2012, 08:19 PM (212 Views) | |
| Post #1 May 28 2012, 08:19 PM | Spring Oreantta |
|
Benar benar deh kakak sepupunya yang satu itu. Menyeret nyeret Spring ke New York cuma buat ketemu paman dan bibi? What? Haruskah? Benarkah? Tidakkah dia mengajak orang lain untuk menemaninya? Haruskah? Padahal Spring masih punya urusan bagus disekolah, beberapa siswa bermasalah yang minta ia hajar dan akan dia kenakan detensi seberat beratnya. Mengingat jabatan gadis bersurai pirang ini adalah ketua Student Commite, dia sendiri tak dapat mengelak bahwa dirinya sendiri doyan berkelahi. Kalau tak suka berkelahi berarti buat apa dia membawa selusin pisau- agak tumpul, dan tidak karatan, hanya untuk menggertak dan jika dibutuhkan, dibawa kesekolah? Oh- tolong, jangan buat Spring mengeluarkan itu sekarang. Dia benci dipaksa yang aneh aneh, sungguh, dia benci, apalagi sekarang udara New York yang panas dan kering, sungguh, kau mau kulit Spring jadi memerah? Paling parah ya mengelupas, kulitnya sensitif, dan yaa- artinya tak boleh terlalu panas panasan. "Benci deh, benci," bergaya sok jadi kayak banci dengan muka najis. Dia benar benar bosan sampai harus melakukan itu demi membuang waktu dan memastikan dirinya gak jadi ikan asin dijalan kota New York. Pinggiran kota New York lagi, perasaan kebanyakan keluarga Oreantta pasti tinggal kalau tidak dipinggiran kota pasti didesa, sekalinya dikota juga orangnya kaya- dan sombong. Makanya Spring lebih suka kesanak keluarganya yang dipinggiran kota, oh- tapi untuk yang ini tolong diberi pengecualian, paman dan bibinya yang satu ini benar benar orangnya mementingkan dirinya sendiri, dan seringkali mengorbankan keluarganya yang lain demi kekayaannya sendiri, keluarga Woodasher. "Haruskah kesini? Theaa?" Nada dingin, kayak orang gila tau gak sih. |
![]() ![]()
|
| ^^^ | Offline |
| Post #2 May 28 2012, 08:35 PM | Mortheaa Oreantta |
|
Bukan salah Mortheaa jika ia harus menyeret adik sepupunya itu kesini, for God's sake, bukan keinginan Mortheaa berjalan dibawah pendaran matahari yang sedang koar koarnya. Salahkan paman bibinya karena membuat dirinya penasaran, Mortheaa seram kalau sudah dibuat penasaran. Tapi dara berambut kecoklatan ini pasti tak akan diijinkan pergi jika cuma sendirian dan tak bersama siapa siapa, jadi mau tak mau Spring lah yang jadi korbannya. "Berhenti mengeluh stupid, bukan mauku juga tau," mencibir gadis yang berjalan santai dibelakangnya, kupingnya serasa ditempelkan dengan panggangan panas, merah, dua faktor: omelan saudaranya, & terik matahari. Serasaa berjalan dengan mesin cuci rusak, berisik. Serasa berjalan didalam oven, panas. Serasa berjalan kepenjara, deg degan. Serasa berjalan kesekolah menanti pembagian rapot, penasaran. Masih ada lagi? Banyak, susah dijabarkan dengan perasaan. "Kenapa kau tidak nyebur saja kekolam kalau panas?." Hyper-suassion? Bahaya, membungkam mulutnya dengan telapak tangannya sendiri. Menatap manik dang gadis dibelakangnya, mendorong gadis itu berjalan didepannya, agar adik sepupunya itu tidak benar benar melakukan hal yang ia bilang. "Aku tidak menyuruhmu mati," tungkainya melangkah lebih jauh ke tepian kota New York, dekat laut, tapi tidak dekat pantainya. "Jadi? Mau ikut? Atau kutinggal kau disini?" Mencibir sekali lagi, dia tau sifat Spring menyeluruh, agak menyebalkan. |
![]() ![]()
|
| ^^^ | Offline |
| 1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous) | |
|
|
| « Previous Topic · Amerika Utara · Next Topic » |
| Track Topic · E-mail Topic |
3:25 PM Jul 11
|
Hosted for free by ZetaBoards · Privacy Policy





3:25 PM Jul 11