Welcome Guest
[Log In]
[Register]
| ||
|---|---|---|
![]() Summer 2016 Time: Juli-Agustus 2016 Temperature: 28-33 Celcius |
TERM 4Timeline: 2016/2017 Batas Usia: 1 Juli 2000- 31 Juni 2001 Kuota Registrasi: 27/45 Kuota Murid Spesial: 2/2 Kuota Pemilik 2 Kemampuan: 2/2 Kuota Visualisasi Asia: 7/7 Kuota Kelahiran Luar Amerika & Kanada : 4/5 Daftar lebih lengkap |
[+] Langkah Bermain [+] Peraturan [+] Daftar Visualisasi [+] Formulir Registrasi [+] Jadwal Term 4 [+] About Tower Prepatory [+] Plots [+] Disclaimer and Credits [+] Wikia (On Development) |
|
|
|
|
| Selamat datang di roleplay forum Tower Prep, sebuah forum mengenai sekolah bagi murid-murid hasil percobaan pemerintah Amerika, dimana hasilnya mereka jadi memiliki kemampuan-kemampuan lebih dibandingkan manusia lainnya. Kami akan kembali membuka open registrasi untuk term ke-3 pada tanggal 25 Agustus 2012. Jika kalian sudah menjadi anggota forum ini, silahkan login: |
| Pendaftaran Pastry Club; [2014-2015] | |||
|---|---|---|---|
| Tweet Topic Started: Jun 21 2012, 04:50 AM (596 Views) | |||
| Post #1 Jun 21 2012, 04:50 AM | Sommermarchen Skarpsvard | ||
|
Senyum Sommermärchen Skarpsvärd merekah tatkala jemarinya dengan ringan memindahkan dua toples chocolate chip cookies ke atas meja yang telah ditaruh sebelumnya di dekat pintu ruangan Pastry Club. Pada setiap toples terdapat dua puluh kantung plastik kecil yang berisi dua keping kue coklat chip, jadi total kue yang ada di dua toples itu berjumlah delapan puluh keping kue kering. Empat puluh kantung kue cokelat itu sengaja dibuatnya untuk empat puluh siswa-siswi Tower Prep. yang tertarik untuk bergabung ke Pastry Club, yang mana pendaftarannya dibuka pada hari ini. Setelah selesai menaruh kue di ujung meja, gadis muda Skarpsvärd itu kini menaruh sebuah loyang di antara toples serta setumpukan lembaran bekas pembungkus cokelat batangan di dekatnya. Di kertas bekas pembungkus cokelat itu, di sisi yang putih bersih, sudah dicetaknya kerangka formulir pendaftaran Pastry Club. Mengapa memakai kertas bekas pembungkus cokelat? Selain karena kemarin dirinya membuka semua kertas pembungkus cokelat yang akan digunakan sebagai stok dalam membuat kue (menyisakan cokelat dan alumuniumnya saja supaya bila disimpan di lemari pendingin, kertasnya tidak akan basah dengan sia-sia), dia juga tidak ingin membuang-buang banyak kertas hanya untuk formulir yang mungkin kelak akan dibuang begitu saja. Kalau pakai kertas bekas pembungkus kan tak menambah sampah kertas di bumi ini, ya kan? Kue, sudah. Formulir, sudah. Loyang sebagai tempat untuk menaruh formulir, sudah. Pulpen juga sudah ada di atas tumpukan formulir. Apalagi? Oh, brosur promosi. Lekas dara itu mengambil selembar brosur promosi dan ditempelkannya di dinding di atas meja pendaftaran berada.
Selesai sudah. Kini dia kembali masuk ke dalam ruangan klub dan menutup pintunya rapat-rapat. Tak apa meja itu ditinggal. Biarkan saja para murid datang, mengisi formulir, meletakkannya di loyang dan mengambil kue gratisan itu tanpa perlu dijaga… >> Silahkan lakukan RP (cukup sekali) di thread ini jika ingin mendaftar. Minimal 125 kata. >> Cantumkan formulir yang sudah disediakan. >> Silahkan diambil kuenya, gratis kok. Happy RP-ing! :]
Contoh:
|
![]() ![]()
|
||
| Quote ^^^ | Offline | ||
| Post #2 Jun 21 2012, 04:16 PM | Hellene Hollas | ||
|
Anak-anak lain sudah memilih klub-klub yang mereka inginkan. Tapi, lain halnya dengan gadis Hollas ini. Ia ingin bergabung dengan club soccer. Ah, lucu. masa seorang gadis kecil dari keluarga Hollas ini mau bergabung dengan klub seperti itu? Klub itu kan biasanya diikuti oleh para lelaki. Ditengah dilema yang kini melandanya, ia menemukan secercah cahaya, jalan keluar untuk semua masalahnya. Ia melihat brosur dari Pastry Club. CheeseCake, tiramisu, pancake, muffin... waaaaa aku mau! Walaupun sebenarnya Elle ini lebih menyukai olahraga, tidak apalah, pengecualian disini. Tidak ada orang yang akan membuatkannya kue selama disini, kan? Jadi, dia harus belajar membuatnya. Hitung-hitung meluapkan rasa kangen kepada ibunya yang selalu berada di dapur dan mengurung diri menghabiskan waktu untuk memasak (selain aktivitas utamanya yaitu menangis). Oh, andai mom ada disini, memasak kue bersamaku... Ia mengambil pulpen yang telah disediakan, lalu mengisi formulirnya.
Setelah mengisi formulirnya, ia melihat ada kue kering yang disediakan disana. Elle mengambil satu. Kue ini ditaruh disini untuk dibagikan, bukan? Edited by Hellene Hollas, Jun 23 2012, 02:47 PM.
|
![]()
|
||
| Quote ^^^ | Offline | ||
| Post #3 Jun 21 2012, 10:32 PM | Ann Morgan | ||
Ann Morgan masuk ke dalam sebuah ruangan, ia dapat mencium bau kue yang baru dipanggang. Manis sekali dari harum nya. Sepi, tidak ada siapa pun disini. Ada beberapa kertas formulir dan kantung kantung kecil. Seperti nya berisi kue kering. Gadis kecil bersurai emas ini sangat menyukai kue kue manis, biasa nya orang orang rumah nya yang membuat. Mungkin ini saat nya bagi Marilyn untuk belajar untuk membuat kue kue kecil yang manis tersebut. Ia pun mengambil kertas formulir nya tersebut, apa ini? Kertas roti? Apa apa? Lucu sekali. Ia pun mulai menulis, dengan tulisannya yang rapi ia menulis.
Ann harap jenis kue kesukaan nya yang ditulis nya tidak begitu banyak, bisa bisa bingung orang orang karena badan Ann tergolong bukan tipe gadis yang berukuran besar, ia cukup proposional dan tingi di usia nya ini. Ia pun meletakkan formulir tersebut dan mengambil sekantung kue yang tersedia, seraya menulis notes kecil yang bertuliskan ', terima kasih. xoxo, Ann Morgan ' Ia pun keluar dengan membawa sekantung kue kering tersebut, sungguh senang ia berada di tempat tersebut. Membuatnya ingat dengan dapur di rumah nya, yang selalu tercium aroma manis kue kue yang di buat apalagi kue buatan ibu nya. |
![]() ![]()
|
||
| Quote ^^^ | Offline | ||
| Post #4 Jun 22 2012, 11:57 PM | Yale Stoker | ||
|
Harus memilih klub tampaknya. Jika dirinya diajukan berderet-deret daftar klub, musik jelas bukanlah sebuah pilihan untuknya. Berisik. Apalagi mereka-mereka yang mengaku sebagai reinkarnasi Beethoven. Well, mereka memiliki satu kesamaan dengan Beethoven. Tuli. Ia akui bahwa entitas bernama Yale Stoker bukanlah seorang pecinta musik, terlebih lagi musik macam teriakan-teriakan dan suara mesin yang ngadat bak kaleng rombeng. Pilihan lain jatuh pada hal macam tarian (yang jelas-jelas tidak mungkin dilakukan olehnya). Jujur saja, bayangan dirinya menarikan lagu Swan Lake terkesan sedikit-, tidak menyenangkan, menjurus menjijikkan malah. Drama bukanlah hal terbaik yang bisa ia lakukan. Memorinya buruk dalam hal menghapal script. Lukis merupakan sesuatu yang membuat dirinya sedikit tertarik, namun sejauh ini ia hanya bisa melukis pemandangan. Mencampur warna laut dan senja, itulah keahliannya. Satu alisnya terangkat ketika ia mengetahui bahwa tempat macam ini pun mempunyai hal macam klub pastry. Memasak. Well, ia bagus dalam hal itu. Bahkan kenyataannya jika ada hal macam klub pekerjaan rumah tangga, ia akan memasukinya. Menghabiskan waktu setiap malam sendirian membuatnya membereskan kamarnya berulang kali dan terkadang menghasilkan sebuah perjalanan kecil menuju dapur yang tak terduga-duga. Dan bisa dibilang dari sanalah dirinya mempelajari cara memasak dan lain sebagainya. Jujur ia lebih tertarik pada konsep memasak secara keseluruhan, namun pastry terdengar tidak buruk. Lagipula, ia menyukai makanan manis. Jemarinya meraih brosur yang terletak di atas meja. Rainbow cake, red velvet, yadda yadda. Hanya ada satu kue yang benar-benar ingin ia pelajari. Souffle. Semoga saja mereka mengajarkan itu. Mengambil kertas formulir lainnya, ia mulai menulis perlahan. Gurunya selalu mengatakan bagaimana tulisannya terlihat seperti tulisan dokter. Oh, maaf saja, ia tak tertarik untuk menjadi dokter. Cita-citanya adalah menjadi semacam arkeolog atau semacamnya. Cintanya pada sejarah tak akan bisa pudar dengan mudahnya.
Rasa-rasanya dirinya akan menjadi satu-satunya lelaki yang otaknya tak waras untuk melakukan apa yang perempuan sering lakukan dalam dapur. Yale menggeleng perlahan, sebelum tangannya mengambil kue yang terletak di atas meja. Sejak kapan dirinya peduli ketika dipermalukan, eh? |
![]() ![]()
|
||
| Quote ^^^ | Offline | ||
| Post #5 Jun 25 2012, 12:02 AM | Nathaniel Gilbert | ||
|
Sepasang tungkai jenjang Pemuda Gilbert itu melangkah menuju sebuah ruangan yang di penuhi oleh aroma makanan yang membuat perutnya kian keroncongan. Manik kelamnya menatap ruangan itu sekali lagi sebelum benar-benar memasukinya. Pastry Club Kali ini kepalanya masih waras, tidak idiot dan tidak labil. Dia ingin masuk ke club yang terdengar feminim ini. Apanya yang salah? Seorang cowok macho tidak boleh masuk club cewek? Sudah bosan melihat cowok melakukan aktivitas cowok dan mungkin sekarang saatnya melakukan emansipasi lelaki. Sekaligus membuktikan pada dunia bahwa cowok bisa memasak. Ung, menjadi tester lebih tepatnya. Formulir mana? Formulir mana? Hurry up! Kasihan kue-kue itu tak di cicipi padahal sudah begitu indah di buat oleh Summer.
Sepasang manik kelamnya kembali menatap formulir yang sudah ia isi. Apa Summer akan tahu modusnya untuk masuk ke club ini? Sepertinya tidak. Mudah-mudahan tidak. Kelihatannya kalimat yang tercoret itu tak akan terbaca oleh Summer. Semoga. |
![]() ![]()
|
||
| Quote ^^^ | Offline | ||
| Post #6 Jun 25 2012, 08:53 AM | Heathcliff Hartford | ||
|
Hm, kue? Hidung Cliff tidak pernah gagal dalam masalah membau kue-kuean, Cliff langsung mengikuti aroma kue yang masih segar itu, dan ternyata membawanya ke ruangan klub pastry. Pastry? Ketuanya yang ia pernah temui di pinggir danau membawa muffin-muffin bluberi bersama satu orang pemuda dan seorang gadis, Svenska yang kemudian menjadi teman sekamarnya, dan Serena Xane, yang akhir-akhir ini Cliff sudah tidak pernah bertemu gadis itu. Sementara ketuanya sendiri namanya ....siapa Maren begitu kan? Otak Cliff agak lama memproses namanya, Pokoknya ia minta dipanggil Maren, mungkin karena ia sadar bahwa namanya agak sedikit susah, yang penting ia pintar membuat kue, dan kue-kuenya enak. Jadi, sekarang Cliff mau mendaftar? Biar deh jika dibilang ngondek, melambai, atau apapun itu. Tujuannya masuk seratus persen untuk makan kue gratis buatan Senior Maren kok, karena seenak-enaknya makanan dari microwave Whisper, homemade cookies lebih enak. Sebenarnya Cliff masih maju-mundur mau masuk atau tidak, tapi.. yasudahlah, demi kue-kue Senior Maren.
Formulirnya agak sedikit ngaco ya? Biarlah, kalau tidak ngaco berarti ada yang salah dengan Heathcliff Hartford. |
![]() ![]()
|
||
| Quote ^^^ | Offline | ||
| Post #7 Jun 25 2012, 10:53 AM | Deleted User | ||
|
Kue. Hm, apa yang kalian pertama kali bayangkan jika mendengar kata tersebut? Kalau Dione sih, pasti pikirannya langsung menuju pada cookies coklat dengan taburan choco chips di atasnya dan tentu saja kue jahe juga termasuk dalam list tersebut. Sayangnya Dione tidak terlalu menyukai kue jahe, entah karena resep ibunya yang selalu gagal saat membuat kue jahe atau memang lidahnya saja yang tidak terbiasa memakan penganan khas hari Natal tersebut. Ha, apalah kalian menyebutnya, yang jelas sekarang gadis Day itu sudah berada di depan sebuah ruangan. Aroma khas dari kue-kue kering segera menyambutnya. Ada toko kue yang baru dibuka? Salah. Manik emeraldnya menangkap sebuah tulisan yang dicetak besar. Wah. Klub Pastry, hm? Sudut-sudut bibirnya tertarik tipis, membentuk sebuah senyum asimetris khas miliknya. Gadis Day itu segera berjalan masuk dan menemukan beberapa anak yang mungkin juga ingin bergabung dengan klub ini. Well, apa salahnya untuk mencoba? Dione segera mengambil sebuah formulir pendaftaran dan mengisinya. Dia pikir mereka yang ingin bergabung dengan klub ini harus menyertakan sebuah resep andalan untuk syarat menjadi anggota, ternyata tidak. Pft.
Ah, sedikit cerita tentang Marble Twist Roll, membuat kue dengan teksture bergelombang dengan sempurna itu lumayan susah lho, belum lagi jika adonan kuenya bantet alias tidak mengembang, maka dari itu Dione berharap jika dia mengikuti klub ini, dia bisa membuat Marble Twist Roll. |
Deleted User
|
||
| Quote ^^^ | |||
| Post #8 Jun 28 2012, 01:02 AM | Hildr Norgaard | ||
|
Sebenarnya Hilda bingung mau mengikuti kegiatan apa? sedikit ragu dengan kemampuannya, walau punya kenyakinan dalam bidang yang satu ini, teman-teman sekamar yang tidak akrab dengannya karena Hilda tidak semudah itu akrab dengan yang lain, perlu sesuatu hal yang membuatnya nyaman membuka mulut lebih banyak. Beberapa telah memilih klub yang diinginkan sedangkan ia masih terpaku bingung untuk memilih ingin yang mana, ingin bersama Thor dan Loki yang memimpin klub duel atau apapun itu tapi sisi feminimnya lebih trampil memainkan jemari dalam kreatifitas memasak. Maka dari itu ia berada ditempat ini, masuk ke dalam ruang klub memasak, bukan tidak pernah ikut klub ditempat yang dulu tapi kegiatannya lebih dipenuhi sebagai penyemangat tim olahraga. Berteriak menyemangati menghilangkan rasa grogi dan memutuskan untuk ikut. “Hello” Isi formulirnya.
Selesai, “ Ini, aku boleh minta satu kan? Terima kasih” Menyerahkan forumulir. |
![]() ![]()
|
||
| Quote ^^^ | Offline | ||
| Post #9 Jul 1 2012, 12:19 PM | Cleite Ashland | ||
|
Jujur—dia bimbang. Iya—bimbang. Apakah dirinya harus memilih klub Seni atau Pastry! Karena, dua hal itu mengingatkannya akan rumah—sebuah replika balok, dengan atap segitiga yang menimpakan bayang kelam dari cahaya diluar, pada tembok bercat putih, dengan harum rum dan cinnamon yang menebar diseluruh ruang saat dimasak. Oh, betapa rindu dirinya dengan sebuah tempat yang disebut dengan 'rumah'. Mungkin—kalau dia bergabung dengan klub seni... Oh, tidak-tidak-tidak, bakat seninya tidak terlalu bagus. Ya—tidak terlalu bagus untuk dimasukkan ke persaingan Internasional karena dapat dipastikan bisa membuat semua orang terpanaJujur—dia bimbang. Iya—bimbang. Apakah dirinya harus memilih klub Seni atau Pastry! Karena, dua hal itu mengingatkannya akan rumah—sebuah replika balok, dengan atap segitiga yang menimpakan bayang kelam dari cahaya diluar, pada tembok bercat putih, dengan harum rum dan cinnamon yang menebar diseluruh ruang saat dimasak. Oh, betapa rindu dirinya dengan sebuah tempat yang disebut dengan 'rumah'. Mungkin—kalau dia bergabung dengan klub seni... Oh, tidak-tidak-tidak, bakat seninya tidak terlalu bagus. Ya—tidak terlalu bagus untuk persaingan dan saking bagusnya bisa membuatnya mendapatkan piala Oscar dan Grammy Award. Oh, membanggakan diri itu sesekali boleh saja—meski sebenarnya tidak hiperbola seperti itu. Sejak kapan Cleite Ashland menjadi Hiper—kecuali kekuatannya yang disebut Hyper-Suasion itu. (...) Sumpah garing sangat. Oh—dia tidak membuat keripik. Oke—kembali ngelantur. tapi kita kembali pada tujuan semula—keingin masuk ke klub pastry karena sekarang dia sedang mengisi formulirnya.
Dan meraih sebuah kue sebelum melenggang pergi setelah meletakan formulir itu. |
![]() ![]()
|
||
| Quote ^^^ | Offline | ||
| Post #10 Jul 15 2012, 11:22 PM | Kirin Pewrett | ||
|
Oh, aku suka memasak karena itu aku ingin klub pastry. Mungkin, itu yang ada di pikiran sebagian besar pendaftar klub ini. Tapi bukan itu yang ada di pikirannya. Alasan mengapa dia bergabung di klub ini, justru karena dia tidak bisa memasak, tidak bisa membuat kue, bahkan tidak suka masuk dapur, dia mau belajar mencintai dapur. Hahaha, tapi bohong. Alasan sesungguhnya karena dia tidak tertarik pada klub lain tapi membutuhkan kegiatan untuk membuang waktunya. Dia tidak ingin banyak berdiam diri karena itu hanya akan membuat kepalanya pusing dengan suara-suara bising yang terus-menerus terdengar di telinganya.
Makan kue saja jarang, mana dia tahu kue mana yang enak? Malah sebenarnya, dia tidak tahu makanan mana yang bisa disebut kue. Formulir yang terlihat seperti perbuatan anak nakal ini dimasukkan ke dalam loyang yang sudah berisi formulir-formulir anak lain. Dua buah toples berisi coklat chip menggodanya untuk mencicipi satu. Sayangnya, dia terbiasa untuk tidak menerima sesuatu yang disediakan oleh orang asing. Siapa yang tahu bagaimana coklat chip itu dibuat, kan? Nah, sudah. Entah apakah formulirnya akan diterima atau tidak. |
![]() ![]()
|
||
| Quote ^^^ | Offline | ||
| 1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous) | |||
| « Previous Topic · Klub Pastry · Next Topic » |
| Track Topic · E-mail Topic |
3:45 PM Jul 11
|
Hosted for free by ZetaBoards · Privacy Policy













3:45 PM Jul 11