Theme style: Light | Dark
Welcome Guest [Log In] [Register]

Announcements

Situations
Informations
Links

Summer 2016
Time: Juli-Agustus 2016
Temperature: 28-33 Celcius

TERM 4


Timeline: 2016/2017
Batas Usia: 1 Juli 2000- 31 Juni 2001

Kuota Registrasi: 27/45
Kuota Murid Spesial: 2/2
Kuota Pemilik 2 Kemampuan: 2/2
Kuota Visualisasi Asia: 7/7
Kuota Kelahiran Luar Amerika & Kanada : 4/5
Daftar lebih lengkap

[+] Langkah Bermain
[+] Peraturan
[+] Daftar Visualisasi
[+] Formulir Registrasi
[+] Jadwal Term 4
[+] About Tower Prepatory
[+] Plots
[+] Disclaimer and Credits
[+] Wikia (On Development)
Chatbox
Important Info
Twitter Feed

Selamat datang di roleplay forum Tower Prep, sebuah forum mengenai sekolah bagi murid-murid hasil percobaan pemerintah Amerika, dimana hasilnya mereka jadi memiliki kemampuan-kemampuan lebih dibandingkan manusia lainnya. Kami akan kembali membuka open registrasi untuk term ke-3 pada tanggal 25 Agustus 2012.

Jika kalian sudah menjadi anggota forum ini, silahkan login:

Username:   Password:
Locked
  • Pages:
  • 1
  • 2
  • 11
1st Grade: Biology (2014/2015); lesson: taxonomy
Topic Started: Jun 24 2012, 05:11 PM (3,137 Views)
Svenska Chevalier
Lain halnya dengan kakeknya yang sering melihat beruang cokelat alias Ursus arctos berkeliaran di balik hutan di Swedia, Svenska malah pernah melihat satwa itu dibalik jeruji besi di kebun binatang Central Park. Sungguh menyedihkan. Ketika dulu dia berkunjung ke Swedia dan bertanya pada kakeknya tentang eksistensi beruang cokelat, kakeknya bilang kini beruang cokelat sudah sulit untuk dijumpai lagi. Setidaknya sudah tak pernah ‘berjalan-jalan’ ke halaman belakang rumah mereka lagi. Setidaknya mereka harus pergi jauh ke dalam hutan untuk bisa menemukan beruang cokelat lagi. Tak lain dan tak bukan berkurangnya jumlah beruang cokelat itu karena perburuan dan kesukaan manusia untuk terus menjarah hutan tempat beruang-beruang itu tinggal jadi mereka semakin terpojok. Tak heran kakeknya menduga bahwa sepuluh tahun lagi, beruang cokelat di Swedia pasti telah lenyap sepenuhnya.

Well okay, kembali ke ujian biologi. Di nomor sembilan, ada… aha. Ini pasti trik. Melihat fotonya, banyak orang pasti yang menyangka bahwa itu adalah gambar lumba-lumba. Lihat saja wajahnya yang jenaka dan tubuhnya yang ramping. Namun bukan, bukan sama sekali. Itu bukan lumba-lumba, itu paus Beluga, atau lebih dikenal dengan paus putih, yang hidup di samudra arktik. Svenska bisa tahu hal itu karena pemuda ini senang sekali dengan kehidupan laut, khususnya kehidupan ikan, dan diam-diam cita-citanya adalah menjadi ichthyologist. Bahkan pemuda itu tahu bahwa nama ‘Beluga’ itu diambil dari bahasa Russia ‘belukha’ yang merupakan derivasi dari kata ‘belyy’ yang artinya 'warna putih'.

Dan paus beluga memiliki nama latin… Svenska membuka buku kunci determinasinya. Delphinapterus leucas.
Member Avatar


^^^ Offline [profile]
Serena Xane
Serene baru menjawab tiga? Memang sekali bodoh tetaplah bodoh. Heh....
Beranjak ke gambar selanjutnya. Serene tidak bisa mengartikan--tepatnya mengelompokkan spesies apa burung tersebut--gambar nomor satu. Tapi ia tertarik dengan gambar terakhir.

Semacam rusa, eh?

Dilihat dari lingkungan slash habitatnya, rusa itu hanya berada di alam terbuka (well duh!) tapi tepatnya tidak banyak air, seperti area yang agak tandus, benar begitu? Well...here goes nothing. Serene mulai kicer memperhatikan huruf-huruf membosankan di dalam bukunya itu.

Jawab sajalah.

Kriterianya adalah, rusa. Tidak bertanduk. Berekor. Lincah (apa ini?) Asumsi berada di tempat yang terbuka dan tidak banyak air, lihat sajalah warna cokelat disitu, kau kira apa? gandum?

Serene menjawab, C. capreolus -- Capreolus capreolus
Benarkah? Sudah putus asa dirinya, siapa peduli sih tentang berapa jumlah spesies makhluk-makhluk ini? Mereka unyu, dan bebas, dan itu saja.

Sekarang moodnya sudah mulai surut, ah tidak. Jangan gagal lagi di pelajaran ini please...
Member Avatar


^^^ Offline [profile]
Nachelle Poxleitner
Kau kuat, kau kuat.

Nachelle terus meyakinkan diri bahwa ia dapat mengerjakan ulangan kali ini, mulai bosan mengerjakannya, tapi kalau ia tidak mengerjakan ini, bisa bisa huruf-huruf selain A dan B berada di rapornya, Nachelle harus mengerjakannya sampai tuntas, segera, lalu kabur dari sini, mungkin muntah di kamar mandi karena mual melihat huruf-huruf yang begitu banyak di kunci determinasi, semoga saja ia bisa mengembalikannya ke perpustakaan dengan baik seperti sebelum di pinjam, karena Nachelle sudah mual melihat buku ini.

Oke, pikirkan saja semoga setelah mengerjakan ini, suatu hari ia bisa kembali pulang, mungkin seperti seniornya Daniella Brighton yang bisa pulang karena menjadi best student? Ya, sejujurnya Nachelle paling merindukan anjingnya, bukan keluarganya. Memang aneh, tapi anjingnya adalah teman terbaiknya. Dan jangan lupa cuaca di Alaska yang dingin, terutama saat musim dingin, walaupun terkadang ia terasa ingin membeku saja, tapi ia merindukan saat-saat itu.

Baiklah, berikutnya gambar nomor 8. Ini sejenis rusa kan? Lebih spesifiknya White-tailed deer, yang terdapat di gambar ini adalah jenis rusa betinanya. Nachelle segera membalik-balik halaman kunci determinasinya.

Odocoileus virginianus. Semoga benar ya?


3/8.
Member Avatar


^^^ Offline [profile]
Serena Xane
Sudah pegal rasanya. Kau tahu, ulangan seperti ini rasanya membuatmu jenuh juga mengingat buku di hadapanmu itu tergolong buku ajaib.
Time's ticking.

Serene ingin makan. Atau tidur. Atau lebih baik berenang.
Sebuah kegiatan belajar mengajar yang baik adalah di alam luar sana. Apalagi pelajaran Biologi. Kapan ada Fisika? Can't wait sekali gadis ini.

Berikutnya adalah berang-berang. Sebenarnya ia sudah tahu sih, hanya saja ia merupakan tipe orang yang 'bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian' blablabla.
Tapi ia sudah mulai pasrah dengan well....ini semua.

Do the best saja selama masih bernapas, heaaa agak lebay tapi yah.

Berang-berang, berang-berang air tepatnya, Castor canadensis
Baru empat dari delapan. Serene pasti bisa! Haruskah ia mengumandangkan lagu mood-booster nya? Atau ia harus joget di tempat biar tidak hilang feel? Yang benar saja, jangan absurd.

Dirinya celingak-celinguk, yang ia tahu. Si Svenska itu pintar sekali. Ah soktau kau Serene.
Member Avatar


^^^ Offline [profile]
Deleted User
Hari pertama.

Bukan hari sekolah, tapi 'itu'. Rasanya ingin guling-guling di kamar dan tidak masuk kelas. Meskipun ia tahu kalau hari ini ada ujian. Rasanya lebih ingin guling-guling di ruang kesehatan dan memohon kepada salah satu petugas yang ada untuk menggantikannya menjawab soal-soal ujian Biologi. Tapi, sayangnya itu adalah hal yang mustahil, sangat dan mutlak. Sejak kapan ada orang yang dengan begitu baiknya mau menggantikan Dione untuk ikut ujian Biologi? Bab Taksonomi lagi. Dione sendiri jarang belajar Biologi karena dia memang tidak pernah 'berjodoh' dengan yang namanya pelajaran Biologi.

Sialan. Harusnya dia memang tidak datang kemari, duduk dan menghadap layar laptop untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada memang sangat menyiksanya. Jadi, jangan salahkan kalau nanti tiba-tiba Dione meminta izin kepada Biology untuk keluar dari kelas ini dan segera 'lari' ke ruang kesehatan. Tapi, sebelum itu mari kita coba untuk menjawab beberapa soal yang Biologi berikan.

Gambar nomor satu, elang? Itu elang? Bukan ya? Dengan tingkat random yang mungkin sudah mencapai 100%, Dione Chelonea Day menuliskan Pandion haliaetus di kotak kosong yang tersedia di bawah gambar burung tersebut. Terserah mau benar atau salah, setidaknya dia punya alasan jikalau nilai ulangannya kali ini jeblok dan pasti Biology mengerti hal itu. Hari pertama, Biology. Mengertilah masalah perempuan, kau punya anak perempuan kan? Kalau begitu kau juga pasti bisa mengerti kenapa wajah Dione pucat sekali.
Deleted User

^^^
Serena Xane
Jangan menyerah. Manusia macam apa yang menyerah? Tepatnya banyak sih. Tapi manusia macam Serena Xane jarang menyerah. Camkan itu.

Pandangannya beralih ke gambar nomor dua. Well...itu jelas mamalia. Tolol.
Ia dapat memilih antara kerbau, banteng, sapi, hm? Apalagi? Entahlah selain tiga nama itu tidak ada lagi yang terpikirkan oleh gadis yang sensitif dengan Biologi (pelajarannya bukan gurunya, he)

Buku itu nampaknya satu-satunya penyelamat Serene jika ia ingin keluar dari tempat ini, hem? Baiklah....
Jemarinya kembali membuka satu per satu halaman, matanya kembali bekerja. Bosan dan enek melihat halaman yang sudah berulang kali ia baca dan tetap tidak menemukan jawabannya padahal hanya disitulah section mengenai kerbau/banteng/sapi itu berada.

Lain kali, Serene akan membawa ember saat dia mengerjakan soal seperti ini.

Lalu satu kata terlintas di benaknya. Wildbeest?
Hal selanjutnya adalah Serene tanpa babibu mengetik jenis spesies yang ia temukan di salah satu halaman buku sialan itu. Yang penting di isi.

Connochaetes gnou
Edited by Serena Xane, Jun 24 2012, 07:59 PM.
Member Avatar


^^^ Offline [profile]
Svenska Chevalier
Delphinapterus leucas; Beluga whale. Percayakah kau bahwa hewan cantik ini masih satu kerabat dengan paus Narwhal yang memiliki gading di ujung moncong mereka? Mamalia laut itu bahkan acapkali disebut sebagai 'Sea Canary' karena siulan mereka amat tinggi nadanya. Nama ‘Beluga Whale’ sendiri diciptakan oleh para ilmuwan untuk menghindari kerancuan antara paus beluga dengan ‘Beluga Sturgeon’, yang bahkan tidak termasuk kedalam jenis paus-paus-an sama sekali karena termasuk kedalam jenis ikan sturgeon yang acapkali telurnya diburu dan kelak akan dijadikan satu hidangan yang dinamakan ‘caviar’. Apabila paus Beluga panjangnya bisa mencapai 5 meter, maka Beluga Sturgeon bisa menjadi lebih panjang lagi—Svenska pernah membaca disuatu tempat bahwa pernah ditemukan ikan Beluga Sturgeon di Rusia yang panjangnya mencapai 7 meter lebih. Berbeda kepribadian pula dengan paus Beluga yang ramah, ikan Beluga Sturgeon ini merupakan ikan predator.

Jadi, jangan suka berpikir bahwa Beluga Whale dengan Beluga Sturgeon itu sama, ya. Well, sekarang pertanyaan berikutnya di ujian biologi ini. Gambar nomor 7 menampilkan sepasang… penguin? Hmm. Jika saja semua gambar ini adalah gambar-gambar ikan, Svenska yakin pasti pemuda itu bisa menyelesaikan segalanya dalam waktu singkat. Sudah dikatakan sebelumnya, dia itu tak terlalu memperhatikan dunia hewan selain ikan/makhluk laut secara teliti karena dia lebih menyukai dunia di kedalaman samudra tersebut.

Penguin. Baiklah. Penguin itu ada banyak jenisnya. Yang acapkali ditampilkan di media-media adalah jenis King Penguin atau Emperor Penguin. Dua jenis penguin itu bahkan tidak memiliki semacam ‘mahkota’ di atas kepala mereka, yang mana berarti jenis penguin bermahkota yang ada di gambar itu adalah jenis penguin yang benar-benar berbeda dengan jenis penguin King ataupun Emperor. Dan penguin bermahkota itu berarti… Crested Penguin? Melihat surai kekuningan di puncak kepala itu Sven hampir saja mengira bahwa itu adalah Macaroni Penguin. Namun kemudian dia melihat bahwa wajah penguin yang digambar itu seluruhnya berwarna putih, sementara wajah Macaroni Penguin bisa dipastikan berwajah hitam seluruhnya. Jadi, bukan Macaroni Penguin? Berarti… Royal Penguin? Dan nama latin untuk Royal Penguin adalah… Eudyptes schlegeli.
Member Avatar


^^^ Offline [profile]
Deleted User
Sebenarnya Dione tak menyalahkan siapapun jika tak ada yang menyadari kalau Dione sedang menderita yang sudah biasa di alami oleh para remaja putri seumurannya. Mengingat warna kulitnya memang sudah pucat sejak dia lahir. Kalau ditambah dengan masalah yang ia hadapi sekarang mungkin warna kulitnya sudah setara dengan warna dinding--tentunya dinding yang berwarna putih. Semoga tak ada yang kaget atau bahkan pingsan mendadak melihat Dione sudah 'bertransformasi' menjadi seperti hantu. Sadako? Mungkin. Atau malah dia terlihat seperti boneka barbie yang telah mendapatkan kutukan.

Kenapa jadi bicara horror? Seram. Tangan kanan gadis Day itu mengarahkan kursor laptopnya ke gambar nomor dua. Bison? Bison terbang? Avatar the Legend of Aang? Jangan-jangan saudaranya? Siapa nama bison terbangnya Aang? Appa? Ya kali, Dione. Ya masa Dione mau menulis 'Appa' di kotak jawaban yang sudah tersedia? Bisa-bisa nilainya langsung minus sekian.

Tangan kanannya kembali membuat gerakan-gerakan tidak jelas dengan kursor laptopnya. Gadis Day itu kembali mengingat-ingat apa nama ilmiah dari hewan bertanduk dan berbulu yang ia curigai adalah persilangan antara bison dan zebra. Connochaetes gnou? Apalah. Kalau saja bukan karena dia sudah merasa tak nyaman duduk di kelas ini dia pasti sudah berfikir keras tentang jawabannya. Sekali lagi salahkah masalah perempuan yang selalu datang setiap bulannya, tapi kenapa harus saat ulangan Biologi sih?
Deleted User

^^^
Serena Xane
Sial. SIAL!

Serene tidak pernah menjadi orang yang teliti. Satu jawaban sudah melayang, mungkin juga jawaban-jawaban lainnya tidak ada yang benar. Keparat.

Okay kay deep breath, ini bukan lagi tes Biologi. Lebih tepatnya ini merupakan tes dengan materi Biologi yang bertujuan untuk mengatur tingkat ketelitianmu. Sudah sah, Serene akan dapat E? Belum cukup pasrah untuk menerima kenyataan pahit nan konyol itu.

Masih ada harapan bukan? Blah...entahlah, Serene hanya ingin keluar dari sini. Sekali tidak bisa Biologi mungkin takkan pernah bisa. Ah harus berapa kali dikatakan? Ini semua hanya masalah ketelitian.

Berlanjut ke soal berikutnya, masih ada tiga nomor yang belum terjawab.
Serene berusaha lebih berhati-hati sekarang. Berpaling ke gambar buaya.
Setelah diusut...ia menemukan tiga spesies buaya yang sama, nyaris persis. Ah jangan jadi keledai. Jangan sampai salah lagi. Dilemaaaa

Beranikan diri sajalah, jawabannya.....Crocodylus porosus
Member Avatar


^^^ Offline [profile]
Svenska Chevalier
Menarik bagaimana Royal Penguin dan Macaroni Penguin seringkali diperdebatkan karena kemiripan mereka. Mereka sama-sama berasal dari jenis ‘Crested Penguin’ dan banyak pihak yang berpendapat bahwa mereka berdua adalah satu spesies. Namun alih-alih memiliki rupa gelap seperti seluruh jenis Macaroni Penguin, Royal Penguin berwajah dan berdagu putih. Tetapi masih banyak juga ahli yang berpendapat bahwa perbedaan warna Royal dengan Macaroni itu terjadi karena mutasi sehingga seharusnya mereka tak dianggap sebagai spesies yang berbeda. Bahkan meskipun keduanya telah ditetapkan sebagai spesies yang berbeda, kemiripan DNA diantara dua spesies penguin itu telah membuat beberapa ilmuwan berpikir bahwa Royal Penguin seharusnya dijadikan subspesies dari Macaroni Penguin.

Well apapun itu, sejujurnya Svenska tak terlalu peduli. Dia hanya pernah membaca semua fakta tersebut—dia memang jenis orang yang sangat suka sekali membaca. Dan sudah dikatakan sebelumnya kan, bahwa dia tidak peduli dengan subphylum Chordata lainnya selain ikan? Kini kembali kedua matanya menatap layar laptop lekat, mencoba mengobservasi gambar satwa yang ada disana. Apa itu? Rusa? Kancil? Namun melihat ekornya yang berwarna putih…


Oh. White-tailed deer; rusa berekor putih. Dikenal juga dengan nama Virginia deer. Rusa jenis ini adalah rusa yang umum ditemukan di Amerika, Kanada, bahkan kalau tidak salah sampai di Finlandia dan Serbia juga ada. Jemarinya kemudian ringan membalik halaman demi halaman buku determinasinya. Dan kemudian mengetikkan kata Odocoileus virginianus di-textbox.
Member Avatar


^^^ Offline [profile]
1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous)
Go to Next Page
« Previous Topic · Kelas Sains · Next Topic »
Locked
  • Pages:
  • 1
  • 2
  • 11