Welcome Guest [Log In] [Register]

Read First!

ANNOUNCEMENT

Registrasi Term 1 sedang dibuka
Kuota karakter:
• 0/20



Quick Links:

General Rules
Roleplay Rules
Key Characters
Roleplay System
Visualization List
Background Story



Images (c) Respected artist from zerochan.net/pixiv.net


Affiliates:



Affiliate with us:



Are you one of us?

Username:   Password:
Welcome to the World
Topic Started: Aug 13 2012, 08:45 PM (309 Views)
Queen
Member Avatar

Apa yang kau pikirkan ketika saat kau terbangun, kau berada di tempat yang benar-benar asing? Di atas padang bunga, atau di pinggir danau, atau mungkin di tengah padang pasir? Yang pasti kalian berusaha bangun dan mencari orang lain, malah yang ada kalian diserang oleh sekumpulan makhluk yang bahkan tidak kalian tahu apa, menyiksa kalian, membuat kalian merasa ingin mati cepat--dan tidak lama, kalian bangun di tempat yang sama? Setelah itu kau coba lari, mencari tempat--walau kalian kehilangan sebelah kaki dan tangan dalam perjalanan, kalian tiba di sebuah kota.

Di kota itu, tidak ada yang nampak kaget, ada satu-dua orang yang menolong namun tidak memberi jawaban. Kau tertidur di sebuah tempat, lalu terbangun mendapati tubuhmu utuh kembali--padahal rasa ketika bagian tubuhmu tercabik itu nyata sekali.

Di luar, langit masih gelap, bulan warna merah tertutup sebagian oleh sebuah kastil. Kau tanya sudah berapa jam kau tertidur sebab langit tidak berubah, mereka bilang memang tidak akan berubah. Kau tanya di mana ini, mereka hanya menyebutnya sebagai 'dunia'. Mereka juga tidak punya panduan waktu yang jelas, yang mereka tahu adalah waktu terus berjalan--walau tidak jelas kapan dan di mana mereka. Tidak ada penunjuk waktu maupun musim, cuaca bisa berubah dalam waktu satu hari.

Mereka bilang hati-hati kalau keluar, jangan lupa membawa senjata. Kau tanya kenapa, lalu mengingat makhluk yang tiba-tiba menyerangmu dan 'membunuhmu'. Mereka menjawab bahwa tempat yang paling aman selain pemukiman, namun mereka harus sesekali keluar untuk mencari makan atau sesuatu untuk melanjut hidup. Namun mereka melanjut, bahwa terkadang ada yang datang hanya demi membunuh mereka. Sebutlah orang itu 'Executioner', tidak tahu apa tujuannya, hanya saja mereka dipaksa menghadapi fakta itu.

Kau masih dilanda kebingungan, sebelum akhirnya ada berita bahwa sang Ratu mengadakan Arena. Semua orang buru-buru untuk mendaftarkan diri, kau juga karena mendengar bahwa dengan menjadi pemenang kau bisa lepas dari sini--

--ketika saat Arena dimulai, yang kau lihat hanyalah pembantaian. Mati jauh lebih baik, bedanya penyiksaan ini tidak membuatmu mati juga--kau kehilangan kesadaran setelah merasakan rasa sakit yang luar biasa, namun kau hidup lagi. Menghadapi kenyataan bahwa kau akan merasakan rasa itu selama berada di sini.

Selamanya.

Dan kau sadar, kau tidak biasa.
Offline
Profile
Quote
^^^
 
1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous)
« Previous Topic · The Story · Next Topic »

Skin by Revo. of RPG-D and ATF!
Background and Code from Manatopia